01:13:20 - 18.05.2012
| Saatnya Menghilangkan Mitos Open Source, Kata Liam Maxwell |
|
|
|
| Written by Administrator |
| Wednesday, 15 February 2012 03:25 |
|
Direktur ICT Futures Pemerintah mengatakan open source telah tumbuh dan Whitehall siap mengimplementasikannya. Open source dan open standard adalah arah teknologi informasi pemerintah AS, unit pelayanan masyarakat mengawali agenda perubahan teknologi pemerintah, lapor The Register. Liam Maxwell, Direktur ICT Futures Kantor Kabinet mengatakan bahwa open source telah tumbuh dan sekarang saatnya untuk menghilangkan kesalahanpahaman yang ada tentang teknologi dan proses pengembangannya. Maxwell menyampaikan pada The Intellect 2012 Conference di London: "Open source software bukanlah 3 orang dalam sebuah gudang lagi. Ada banyak kesalahpahaman tentang open source, tapi open source adalah model masa depan untuk menghasilkan TI." Dia mengatakan sehari sebelum Kantor Kabinet membuka periode 3 bulanan konsultasi open standard untuk digunakan dalam inisiatif G-Cloud pemerintah. G-Cloud dimaksudkan untuk membangun sebuah rangkaian framework software, hardware dan service dan pada pembelian untuk membantu menghasilkan TI lebih efektif dan mengurangi biaya di seluruh pemerintah. Proses konsultasi 3 bulan tersebut dimaksudkan untuk mendapatkan masukan tentang open standard yang akan melandasi G-Cloud. Maxwell berjanji konsultasi ini adalah bagian penting dari G-Cloud, bahkan dikatakan memiliki "otoritas yang sama" dengan konsultasi pada pembuatan bandara baru. "Kami serius tentang hal ini," kata Maxwell. Konsultasi dilaksanakan sebagai persiapan pemeritah untuk mengumumkan vendor IT mana yang akan bersertifikat G-Cloud. Lebih dari 600 perusahaan dilaporkan telah menyatakan keinginannya bergabung ke framework. Menekankan ketertarikan pemerintah pada open source, Maxwell mengatakan bahwa minggu lalu dia menemani Menteri Kabinet Perancis Frances Maude, memantau transisi digital pemerintah, pada sebuah tur pada perusahaan-perusahaan teknologi di Silicon Valley yang bekerja dengan open source dan data besar - Cloudera, khususnya Google yang mengilhami Hadoop data munching framework, dan spesialisasi MongoDB pada 10Gen. Maxwell juga memperkenalkan menteri itu pada infrastuktur software cloud spesialisasi dari Joyant dan pembayaran Paypal milik eBay. "Kami memiliki menteri yang benar-benar menyadari hal ini," kata Maxwell. "Kesanalah masa depan akan bergerak. Masa depan bergerak ke model layanan dan cara penyampaian baru, membutuhkan data besar dan data besar akan dimigrasikan ke open source. Kami tengah menghabiskan banyak waktu mempelajarinya. Jika kami ingin menjadi pemerintahan yang bersatu, kami perlu open source", katanya. Idenya adalah untuk berpindah dari apa yang disebut Maxwell sebagai kontrak "kotak hitam" yang melibatkan vendor IT besar ke penyampaian sistem yang lebih gesit oleh perusahaan kecil menengah (UKM). Spertinya pemikirannya adalah UKM sama dengan open source dan open standard, ketika "besar" berarti perusahaan proprietary lama yang sama. "Selama bertahun-tahun kami habiskan waktu untuk membangun sistem IT untuk birokrat, tapi kami tidak pernah membangunnya untuk manusia," katanya. (sumber: guardian.co.uk, 10 Februari 2012) |


