01:11:29 - 18.05.2012
| ice.com: Mengkombinasikan Cloud dan Open Source |
|
|
|
| Written by Administrator |
| Saturday, 04 February 2012 01:47 |
|
Tidak semua orang siap untuk membuat lompatan ke cloud, tapi salah satu retailer inovatif telah menunjukkan apa keuntungan yang mereka dapatkan dengan mengkombinasikan open source dan teknologi cloud untuk sebuah platform baru. Sehubungan dengan evolusi ritail yang berkelanjutan, sejumlah perusahaan dengan kemampuan ecommerce yang kuat telah merubah strategi mereka, dan taktik online dimulai dengan perkawinan antara "cloud dan open source". Jason Ordway, direktur IT dari Ice.com, sebuah situs perhiasan mewah dari Canada setuju membahas solusi pendekatannya di tahun 2012. Konversi dari "rack & stack" ke cloud, dari fisik ke virtual tidaklah mudah, tapi dia berpendapat bahwa perpindahan ini adalah satu-satunya cara untuk penghematan dan pertumbuhan. "Kami perlu tumbuh. Strategi kami sebelumnya tidak membuat kami berkembang. Marketing dan IT berkumpul dan menyimpulkan bahwa untuk lebih memasyarakat loyalitas marketing memerlukan adanya penyesuaian solusi." Ordway menunjukkan. "Kami dapat mempelajari lebih dalam dengan sangat cepat dan mengembangkan fungsional baru dengan open source dan cloud sebagai fondasi kami," dia menambahkan. Ice.com memiliki hubungan yang lama dengan Ecometry, untuk memasuki dunia JBoss dan framework Seam, generasi selanjutnya dari pengembangan java enterprise. Seam adalah sebuah platform pengembangan open source yang kuat untuk membangun situs internet yang kaya, jelas Ordway. Dengan cara overview singkat, Seam 2 mengintegrasikan keamanan, internasionalisasi, dan manajemen bisnis proses dengan mengkombinasikan 2 frameworks enterprise JavaBeans (EJB3) dan JavaServer Faces (JSF). Namun Plain Old Java Objects (POJOs) yang sederhana dapat digunakan pada akhirnya. Seam 3, dengan integrasi baru, menyediakan modular set dari extension ke model pemrograman CDI, dengan Java EE6. Banyak developer telah berpindah ke framework Play, sebuah framework murni Java yang memperbolehkan anda untuk tetap menggunakan development tools dan libraries yang disukai. Ordway menyukai JBoss's Hibernate, pemetaan framework Object/Relational (O/R) yang populer, yang versi 4.0 baru dirilis 18 Januari 2012, termasuk dukungan multi-tenancy dan persiapan untuk dukungan OSGI (The Open Service Gateway Initiatif). Platform layanan OSGI memungkinkan untuk sistem modular dan menjamin interoperabilitas aplikasi dan service ke seluruh varian perangkat yang terhubung. Aliansi tersebut menawarkan lebih banyak pengembangan produktivitas di 2012 untuk off the shelf dan in-house module. Ice.com, merupakan perusahaan yang bernilai puluhan juta dolar, berniat untuk memanfaatkan Google Analitics dan Omniture milik Adobe System Inc., juga berencana di 2012 akan bersama Pentaho, sebuah paket bisnis intelejen. Pentaho menawarkan akses data, visualisasi, integrasi, analisis dan mining in model langganan per tahun untuk pengguna profesional, namun fitur dasar tersebut tersedia di bawah lisensi GPL open source. Ordway mengatakan dia sekarang telah 1 tahun bersama perusahaan dan perihal tantangan sekitar isu yang diwariskan telah dilalui dengan tepat. "Kau mewarisi beban keputusan. Kau harus berhati-hati melangkah dan secara diam-diam memindahkan semua data ke platform baru. Lebih dari 1 juta pelanggan per tahun mengunjungi situs kami. Pemindahan data ini memerlukan proses konversi selama 9 bulan dan kami hampir selesai, sekarang adalah bulan ke 7," katanya. Proses ini memerlukan 30 orang, dari pegawai internal dan freelance. "Kecepatan mulus dari deployment dibawah open source, dan penggunaan Amazon Cloud lawan rack & stack, telah menciptakan 50% lebih penghematan dalam hardware dan waktu. Kami harus menjalankannya 4-6 bulan, bila tidak menggunakan cloud," kata Ordway. Semua jenis situs ini disukai oleh tipe wanita midwestern sekitar 40 tahun, yang rata-rata melakukan pembelian perhiasan sekitar 200 dolar, setidaknya 2 kali setahun, dia menambahkan. Di 2008, Ice.com meningkat hingga 47 juta dolar di modal bisnis baru dari perusahaan investasi Boston Polaris Venture Partners, dan sebelumnya di 2006 telah menyelesaikan putaran pendanaan eksternal dari Ignition Partners, sebuah perusahaan modal bisnis premier di Bellevue, Wash., terkait pembelian Diamond.com. Internet Retailer telah terdaftar sebagai salah satu dari 500 situs belanja online dengan perkembangan tercepat. Perusahaan ini telah mencapai pembeda sebagai Top 50 online retailer dan berstatus sebagai website perhiasan dengan traffick tertinggi. (Dawn Marie Yankeelov) (sumber: techrepublic.com, 25 Januari 2012) |
| Last Updated on Saturday, 04 February 2012 02:05 |


