|
Berdasarkan artikel di computing.co.uk yang berjudul Open Source: The Government's Commitment So Far, sebagian besar teknologi informasi yang digunakan pemerintah UK masih berbasis proprietary dan berasal dari satu vendor.
Adopsi open source oleh instansi pemerintah di UK masih berjalan, namun terhambat oleh fokus bahwa "free as in gratis". Keputusan dibuat berdasarkan akuisisi biaya saja dan mengabaikan kelebihan lain yang lebih utama dari open source, yang diperoleh dari "free as in freedom".
Sebuah kebijakan telah dikeluarkan pada tahun 2004 untuk level penggunaan solusi open source di pemerintah UK. Solusi open source digunakan di berbagai bidang yang ada. Diantaranya, Drupal yang digunakan untuk Website Kantor Kabinet UK. Kebijakan open source ditegaskan di tahun 2009, 2010, dan di bulan Oktober 2011 sebuah Rencana Strategi Implementasi (RSI) terbaru masih saja melingkupi hal yang sama. Perubahan terjadi perlahan, tapi terlihat menjanjikan.
Tahun 2011 Rencana Strategi Impementasi menyertakan Open Source Procurement Toolkit untuk memfasilitasi dan membantu mewujudkan kebijakan pemerintah UK, "Apabila diperlukan, pemerintah akan mengadakan solusi open source".
Intinya Bukan Pada "Free as in Gratis"
Sejauh ini tak masalah, tapi setidaknya ada satu hal. Rencana Strategis Pelaksanaan menyebutkan bahwa solusi open source harus dipertimbangkan secara adil terhadap solusi proprietary berdasar pada "nilai ekonomis dan total biaya kepemilikannya".
Secara psikologis, kata "free" dalam "free open source software" memiliki makna lebih dari itu. Dan Ariely, dalam chapter Predictably Irrational yang disebut "The Cost of Zero Cost", mendiskusikan makna dari "Free". Salah satu kesimpulan yang dia peroleh setelah serangkaian percobaan yang dilakukan adalah bahwa "free" dapat membutakan kita hingga ke titik yang tidak rasional, terhadap pentingnya faktor-faktor lainnya.
Vendor perangkat lunak proprietary memahami ketidakrasionalan ini dan paling tidak pada satu kasus telah berhasil menawarkan diskon 100% pada penjualan software mereka saat terancam akan pergerakan open source sebagai software alternatif. Mereka telah dibutakan dari konsekuensi jangka panjang dan beayanya untuk lisensi selanjutnya, beaya upgrade, serta format proprietary yang terkunci, dimana dapat menyebabkan ketergantungan pada proprietary makin tinggi.
Simon Phipps, menulis di opensource.com: "Kenyataan bahwa open source software dapat diperoleh tanpa membayar biaya lisensi merupakan cara licik untuk mengalihkan dari nilai yang sebenarnya"
Jeff Eaton juga berpendapat sama yang disampaikan pada Do It With Drupal Conference tahun ini: "(open source software) kebetulan memiliki harga nol, anda tetap bertanggung jawab untuk itu"
Baik Phipps dan Eaton berpendapat bahwa fokus pada harga nol melemahkan nilai dan kekuatan yang sebenarnya dari solusi open source, seperti Drupal. Eaton menyampaikan argumen yang lebih baik untuk mengadopsi open source, menyebutnya "free" adalah hal yang terburuk.
Fokus Pada Nilai Open Soure yang Sebenarnya
Berikut adalah beberapa manfaat yang tidak didapatkan dari perangkat lunak proprietary berdasarkan definisi yang sebenarnya dari open source itu sendiri:
- Gunakan: anda bebas menggunakan open source untuk apapun, dimanapun, tanpa syarat. Di bisnis restoran, mereka mengatakan, "anda harus memiliki 'batu bata' (dibaca: bangunan) sendiri". Apakah anda menginginkan pemerintah melandaskan pelayanannya pada sesuatu yang tidak dapat mereka kendalikan, haruskah selalu membayar, saat mereka (proprietary) bisa menghentikan, merubah dan menaikkan harga sesuka hati?
- Pelajari: anda bebas memahami apa yang anda dapatkan, tanpa ada yang disembunyikan. Seperti yang dikatakan oleh Eaton, "yang buruk akan mati atau yang buruk diperbaiki". Kualitas dan keamanan adalah hasil dari transparansi.
- Modifikasi: anda dapat mengendalikan takdir. Dengan open source anda memiliki kebebasan untuk membuat apapun yang anda butuhkan. Jika solusi proprietary bermasalah, mungkin takkan pernah diperbaiki. Seandainya pun diperbaiki, hanya 80% dari yang dibutuhkan, lalu bagaimana dengan 20%-nya? Prioritas anda mungkin tidak sesuai dengan roadmap produk dari pengembang proprietary tersebut.
- Distribusikan: Anda bebas menggunakan kembali solusi terbaik yang ada. Tingkatkan efisiensi dengan menyempurnakan software yang telah ada. Jika anda memulai dari 80% solusi yang telah dikerjakan oleh komunitas drupal dan membangun solusi yang paling sesuai dengan organisasi anda, maka anda dapat menyebarkannya ke kolega, departemen lain atau bahkan seluruh dunia.
Semakin Lama Semakin Lebih Baik
Instansi-instansi pemerintah di UK memulai fokus pada manfaat sebenarnya yang ditawarkan open source. Untuk mempercepat, pemerintah UK mengadakan konsultasi di 2011 untuk mengadopsi standar terbuka dan berniat untuk menetapkan core set of open standards pada bulan Juni 2012. Ini merupakan langkah besar yang tepat. Pejabat yang bertanggung jawab untuk open source dan open standard dari UK Home Office, Robin Pape, berpendapat bahwa, "open source adalah sarana perubahan yang nyata". Solusi proprietary tidak fokus secara tradisional pada standar ini - atau bahkan bertentangan - dan Pape menyimpulkan, "open source software adalah bagian dari keuntungan yang ditimbulkan (dari adopsinya)".
2012 akan terlihat bagus untuk adopsi oss pada sektor publik di UK. (disadur dari: opensource.com, 3 Januari 2012)
|