| Sosialisasi Program IGOS pada kegiatan Bimbingan Teknis mengolah kata dengan Open Office pada Dinas dan UPT Kementerian Sosial yang ada di daerah-daerah |
|
|
|
| Written by Administrator |
| Tuesday, 25 May 2010 08:21 |
|
![]()
Kementerian Sosial untuk ke 4 (empat) kali nya mengadakan bimbingan teknis mengolah data dengan menggunakan aplikasi open office untuk para operator komputer di dinas dan upt dibawah koordinasi-nya. Kegiatan ini diikuti oleh 34 orang peserta dan dilaksanakan di Bandung selama 2 (dua) hari 19 – 20 Mei 2010. Pada kesempatan ini kementerian Ristek dan kementerian kominfo mendapat kesempatan untuk mempresentasikan tentang tentang manfaat penggunaan OSS dan menjelaskan sejauhmana kebijakan yang sudah dikeluarkan oleh pemerintah telah diimplementasikan di instansi pemerintah pusat/daerah. Sesi perama yang di isi oleh Kementerian Kominfo yang diwakili oleh kepala Sub Direktorat aplikasi perangkat lunak, yang menginformasikan bahwa saat ini pemerintah sudah banyak mengeluarkan surat edaran menteri. Yang terakhir paling berkhasiat yaitu Surat Edaran MenPAN yang ditujukan seluruh pimpinan insanti pusat dan daerah untuk menggunakan perangkat lunak legal dan berbasis OSS. Sampai saat ini, surat edaran tersebut sudah di respon oleh 130-an instansi dan mohon migrasi ke OSS. Kementerian Ristek yang diwakili oleh Kepala Bidang Analis Perangkat Lunak menjelaskan dalam mengimplementasikan OSS di Indonesia, pemerintah sudah membangun beberapa pusat layanan baik itu di pusat maupun di daerah, guna mensupport kegiatan implementasi OSS. Pusat layanan ini adalah 21 (duapuluhsatu) Pendayagunaan Open Source Software (POSS) di 21 perguruan tinggi/universitas dan 19 (sembila belas ) IGOS Center yang terdiri dari UKM di bidang OSS dan juga sekolah-sekolah tinggi yang tersebar di seluruh Indonesia. Pembentukan POSS dan IGOS Center ini bertujuan untuk memudahkan para pengguna perangkat lunak OSS untuk mendapatkan dukungan referensi dan mencari bantuan bila menemui kendala teknis. Untuk itu diharapkan kepada peserta bimbingan teknis untuk mulailah menggunakan aplikasi yang legal dan berbasis OSS. Sesi berikutnya sekaligus sesi penutup di isi oleh diskusi dan tanya jawab, pada sesi ini di tanyakan banyak hal mulai dari bagaimana mengatur pengajuan anggarannya sampai kepada masalah teknis penggunaan dan interoperabilitas terhadap perangkat lunak dan perangakat keras yang ada. Kegiatan selanjutnya adalah mengadakan bimbingan teknis mengolah data dengan open office yang di isi oleh konsultan IT. (AD-PPTI)
|
| Last Updated on Friday, 08 October 2010 10:08 |



