Home Stories Kota-Kota di Jerman Mencontoh Open Source di Munich
Kota-Kota di Jerman Mencontoh Open Source di Munich
Kota administratif di German mulai mencontoh kota Munich dan meningkatkan penggunaan free open source software (FOSS) mereka, laporan The Financial Times Deutschland (FTD) tanggal 3 Januari. "Permintaan akan open source terus meningkat, dan tidak hanya di administrasi publik", menurut surat kabar tersebut. Selain itu juga menyebutkan Kota Freiburg dan Jena sebagai contoh kota administatif yang akan mencontoh Munich.

Departemen IT Munich di akhir Desember menyampaikan update pada migrasi kota ke sistem desktop berbasis open source yang lengkap. Dituliskan bahwa per 12 Desember telah memigrasikan 9000 sistem ke linux, 500 lebih dari yang diharapkan. Hampir semua copy aplikasi perkantoran proprietary telah di uninstall, selain beberapa pengecualian. Perpindahan ke OpenOffice 3.2.1 membutuhkan waktu sedikit lebih lama di beberapa bagian dari administrasi kota yang menggunakan aplikasi khusus yang tergantung pada aplikasi perkantoran proprietary.

Update dari Departemen IT ini telah diliput oleh sejumlah besar majalah perdagangan IT di wilayah Uni Eropa dan negara-negara tetangga. Dan minggu ini, FTD meliput keuntungan dari penggunaan FOSS.

Biaya yang dihemat sering disebutkan sebagai alasan utama dari perpindahan ke jenis software ini. "Keuntungan biaya itu menipu", FTD mengutip Manajer IT Jutta Kreyss. Kota misalnya mempekerjakan tujuh developer, dengan biaya yang mengimbangi penghematan dari lisensi proprietary.

Surat kabar mengutip Oliver Altehage, Kepala Project Linux Munich, yang menjelaskan keuntungan yang sebenarnya dari keterbukaan aplikasi. Kota dapat menentukan sendiri apa yang mereka butuhkan, dengan perangkat tambahan yang dibuat dan dikembangkan sendiri, baik aplikasi standar untuk mengelola permintaan ijin berburu, atau untuk sistem registrasi penduduk yang kompleks.

Nilai Tambah Terbesar

Nilai tambah terbesar akan diperoleh bila semua administrasi kota berpindah ke FOSS dan bekerja sama dalam pengembangannya, kata Altehage. Hal ini menjelaskan mengapa Mayor Munich Christian Ude di Desember menulis surat publik ke Komisi Uni Eropa, "Kita seharusnya memberikan kembali ke komunitas sebanyak mungkin".
 
(sumber: joinup.ec.europa.eu, 6 Januari 2012)