21:34:14 - 08.09.2010
| Sosialisasi Open Source di Kutai Kartanegara |
|
Kementerian Negara Riset dan Teknologi bekerjasama dengan Departemen Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menyelenggarakan sosialisasi Open Source Software (OSS) diselenggarakan di Pendopo Wakil Bupati Tenggarong Kukar pada tanggal 9 November 2009. Dalam pidato pembukaannya Sekretaris Daerah Kukar menyampaikan pentingnya penggunaan open source, baik dari sisi penghargaan akan HKI, penghematan anggaran maupun keunggulan teknologi yang bisa diperoleh dengan menggunakan open source. Skretaris Daerah (SEKDA) juga menberikan arahan untuk mengimplementasikan open source di seluruh Satuan Kerja Perangkat Desa (SKPD) di lingkungan Kutai Kartanegara.Selain itu turut hadir sebagai narasumber pada pertemuan tersebut Bapak Zulfikar dari Aceh Tengah, yang memaparkan keberhasilan Aceh Tengah dalam mengimplementasikan open source dan Ibu Khairisni dari POSS Universitas Tarumanegara, yang memaparkan keberhasilan POSS dalam melakukan migarsi di beberapa perusahaan swasta. Dalam sesi diskusi, peserta menanyakan langkah-langkah yang harus diambil ketika akan melakukan migrasi ke OSS, support teknis yang ada apabila melakukan migrasi dan panduan-panduan teknis apa saja yang tersedia untuk mempelajari open source. Mereka juga menyarankan agar dibentuk komunitas di lingkungan PEMDA yang dapat menjadi tempat untuk diskusi dan berbagi pengetahuan. Dalam diskusi tersebut juga dapat diketahui bahwa beberapa server di lingkungan pemda telah menggunakan Server dan database berbasis open sourc. PEMKAB Tenggarong berencana untuk memberlakukan Sistem Satu Atap (SIMTAB) di seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Tenggarong. Acara sosialisasi ini akan dilanjutkan dengan pelatihan Linux Dasar dan Penggunaan OpenOffice yang akan diselenggarakan pada tanggal 12-13 November 2009 di Kantor DEPKOMINFO. Acara pelatihan ini merupakan kota ke 18 dari rangkaian kegiatan TOT 20 Kota di tahun 2009 ini. |

Dalam pidato pembukaannya Sekretaris Daerah Kukar menyampaikan pentingnya penggunaan open source, baik dari sisi penghargaan akan HKI, penghematan anggaran maupun keunggulan teknologi yang bisa diperoleh dengan menggunakan open source. Skretaris Daerah (SEKDA) juga menberikan arahan untuk mengimplementasikan open source di seluruh Satuan Kerja Perangkat Desa (SKPD) di lingkungan Kutai Kartanegara.