Home Activity Sosialisasi
Sosialisasi
Dukung Migrasi System Open Source Bangli Gelar Workshop Free Open Source Software (FOSS)
Kepada instansi pemerintah diwajibkan untuk menggunakan perangkat lunak open source guna menghemat anggaran pemerintah daerah, serta diharapkan paling lambat 31 desember 2011 ini seluruh instansi pemerintah sudah mulai menerapkan penggunaan perangkat lunak legal. Hal tersebut diungkapkan Bupati Bangli Made Gianyar SH.,M.Hum., saat membuka kegiatan seminar workshop Free Open Source Software (FOSS) dan Piranti Lunak Legal di kabupaten Bangli tahun 2011, Selasa (13/12) di Gedung BMB Kantor Bupati Bangli. Acara ini juga dihadiri oleh Direktur Pusat Pengkajian Kebijakan Difusi Teknologi (PPKDT) Deputi Bidang PengkajianKebijakan Teknologi (PKT) Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Dr. Derry Pantjadarma, M.Sc., Perwakilan Kelompok Pengguna Linux Indonesia Bali, dan Pimpinan SKPD Kab Bangli.
 

 
Dikatakan juga,  pemerintah telah mengakui bahwa penggunaan free open source softwere merupakan salah satu alternative untuk mencapai good governace. Migrasi ke system open source harus dilakukan terutama bagi instansi pemerintah. Ditambahkannya, terkait pemanfaatan teknologi informasi khususnya perangkat lunak legal dan open source softwere, pemerintah kabupaten Bangli sangat mendukung Gerakan Nasional Indonesia Go Open source dengan menyelenggarakan seminar workshop legalisasi softwere. “kita berharap dalam waktu dekat Kabupaten Bangli bisa sepenuhnya menerapkan migrasi perangkat lunak legal dan open source softwere”, ucapnya.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bangli Gede Arta dalam laporannya menyampaikan, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang sama terhadap arah kebijakan pemerintah dalam penggunaan open source serta pemanfaatan aplikasi open source softwere dalam optimalisasi kinerja organisasi. Kegiatan ini diharapkan mampu dipahami dan dapat mengimplementasikan langkah-langkah konstruktif di unit kerja masing-masing, melalui pengawasan, monitoring guna percepatan proses migrasi ke perangkat lunak legal dan pemanfaatan open source softwere tersebut.

Seminar workshop ini, menghadirkan nara sumber yakni dari badan pengkajian dan penerapan teknologi (BPPT), dan dari komunitas pengguna linux Indonesia (KPLI) Bali. Materi yang diberikan yakni arah kebijakan pemerintah dalam penggunaan open source, pemanfaatan aplikasi open source dalam optimalisasi kinerja organisasi, FOSS sebagai solusi murah mengatasi pembajakan, pengenalan Linux Ubuntu, pengantar Linux Ubuntu, Instalasi Linux Ubuntu,  Perintah Linux Ubuntu, Optimalisasi Destktop Linux Ubuntu dan membangun konten lokal dengan CMS. “Dalam Seminar ini kita mengundang seluruh pimpinan SKPD Bangli dengan mengajak dua orang stafnya, sehingga apa yang didapatkan dalam seminar ini bisa langsung diterapkan dimasing-masing instansi”, ungkapnya.
 
Sementara itu Deputi Bidang Pengkajian BPPT Derry Pantjadarma pada kesempatan tersebut menyampaikan salut dan selamat kepada Kabupaten Bangli sebagai salah satu penerima Apresiasi Indonesia Inovasi Aword 2011 sebagai daerah bernovasi. Terkait dengan workshop ini Pantjadarma menyampaikan, untuk mengembangkan sistem inovasi daerah, harus didukung oleh jaringan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang memadai. Penerapannya bisa disegala sektor seperti kesehatan, pendidikan, pariwisata dll. Namun penggunaan TIK di lingkungan pemerintah harus menggunakan software legal atau open source. Diharapkan dengan kegiatan ini akan mampu mendorong migrasi dari sistem yang sekarang menjadi sistem legal open source. Karena kita yakini, keuntungan dengan penggunaan software open source adalah penghematan biaya lisensi dan penguatan komunitas. “kita berharap dengan pelaksanaan workshop Free Open Source Software (FOSS) ini, Kabupaten Bangli bisa segera menyusul Kota Pekalongan sebagai daerah otonom yang sudah mendeklarasikan daerah pengguna software legal atau open source”, pungkasnya.
 
(sumber: humasbangli.com, 14 Desember 2011)
 
Focus Group Discussion Hasil Kajian Penerapan e-KTP 16 Desember 2011

 

Dengan akan berakhirnya Tahun Anggaran Kemenristek TA 2011, salah satu kegiatan Asdep  IPTEK Strategis, yaitu: Pengembangan Sistem Informasi dan Administrasi Kependudukan (SIAK) untuk Reformasi Birokrasi dan Tata Kelola, melakukan FGD terkait Penerapan e-KTP di Indonesia dengan Tema: “Hasil Kajian Penerapan e-KTP terkait dengan Kebijakan Pengembangan Smart Card Untuk Multi Purpose Card (MPC)”. Acara dibuka oleh Staf Ahli Menteri Bidang TIK & Transportasi, dihadiri oleh perwakilan ITB, BPPT, LSN, serta perwakilan beberapa keasdepan di lingkungan Deputi Pendayagunaan IPTEK. Pemaparan kajian dilakukan oleh Dr.  Irman Idris (ITB), dimana di rekomendasikan, antara lain: (1) Optimaliasi e-KTP generasi kedua untuk mencapai maksimalitas fungsionalitas MPC sehingga berdampak optimal pada tumbuh dan kembangnya industri kreatif dan alih tehnologi dan (2) Perlu dibentuknya lembaga pengelola Publik Key Interface milik pemerintah(AD-IIS).

 
Kunjungan Ke Kantor Telematika-Kabupaten Sidoarjo (Jawa Timur) Tanggal 9 Desember 2011

 

 

Dalam rangka kegiatan Pendayagunaan OSS pada Program Indonesia, Go Open Source!. Tim IGOS Kementerian Riset mengunjungi Kantor  Pengembangan TI Bagian Telematika, Kabupaten Sidoarjo-Jawa Timur,  pada tanggal 9 Desember 2011.

Hasil diskusi: Implementasi (penerapan) OSS di Kab. Sidoarjo sampai dengan akhir kegiatan 2011, ternyata belum berjalan seperti yg diharapkan, walaupun telah dilaksanakannya Migrasi dan Pendampingan yang dilakukan oleh Kemenristek dan Kominfo pada tahun 2010 lalu. Pendampingan dari 55 SKPD baru berjalan +/- 22 atau masih 40% penggunaan OSS nya. Kendala yg terjadi adalah belum terbiasanya menggunakan Sistem Operasi yang baru, seperti Open Office dll. Untuk itu, langkah selanjutnya Bagian Telematika, berupaya dan merencanakan melakukan sosialiasi kembali pada Tahun 2012 di jajaran SKPD di Kabupaten Sidoarjo. (Ad-IIS).

 
Workshop Open BTS: “The Future Alternate CommunicatBarat” Di STT-PLN Cengkareng, Jakarta (7 Desember 2011)
 
 
Pada Acara Workshop “Open BTS: The Future Alternate Communicate” yang diadakan oleh STT-PLN, Jakarta pada tanggal 7 Desember 2011, Kementerian Ristek memaparkan Perrkembangan Program Indonesia, Go Open Source!, khususnya perkembangan open source di Indonesia. Pada kesempatan ini berbagai narasumber telah memaparkan, yaitu Pengembangan Distro BLANK ON oleh YPLI, Pengenalan Open BTS oleh ID SRTI,  Workshop Open BTS oleh Yayasan Air Putih. Peserta terdiri para dosen, mahasiswa STT-PLN  dan para undangan sebanyak 250 orang.(Ad-IIS).
 
Kunjungan Denpasar

Pada tanggal 23-25 November 2011, Asisten Deputi Iptek Industri Strategis Kemenristek mengadakan serangkaian kunjungan ke Kantor Dinas Parawisata-Provinsi Bali, UPT Pengembangan Seni dan Teknologi Keramik dan Porselin- BPPT, Bali dan UPT Balai Konservasi Tumbuhan-LIPI, Bali dalam rangka mendapatkan masukan dari para peneliti tentang fokus peleitian terkait kebutuhan yang diharapkan dapat meningkatkan kinerja peneliti dan instansi. Hal ini sejalan dengan pengembangan Program Insentif Peningkatan Kemapuan Peneliti & Perekayasa (PKPP), bidang Parawisata di Koridor 5, khususnya Bali.

 
« StartPrev12345678910NextEnd »

Page 1 of 14