Home Activity Events Pengembangan SDM Industri Kreatif di Kota Kembang Bandung
Pengembangan SDM Industri Kreatif di Kota Kembang Bandung

Indonesia telah mencanangkan Program Industri Kreatif sebagai upaya pengembangan dan pemanfaatan Industri Kreatif di Indonesia. Kebijakan ini merupakan langkah strategis dalam percepatan penguasaan teknologi informasi di Indonesia. Sebagai program telematika yang baru, akselerasi stakeholder menjadi penting segera ditingkatkan untuk mendukung kelancaran, dan menyempurnakan dalam pelaksanaan kebijakan industri Kreatif yang telah digulirkan oleh pemerintah sesuai kebutuhan pengguna komputer. Beberapa langkah yang telah ditempuh oleh Kementerian Riset dan Teknologi diantaranya adalah mendorong berkembangnya IGOS Center dan Pusat Pendayagunaan Open Source Software (POSS) di berbagai lembaga termasuk lembaga pendidikan serta memfasilitasi komunitas opensource dan komunitas kreatif.



Oleh sebab itu, kembali dan konsistennya Kementrian riset dan teknologi untuk mengupayakan dan membangun kreatifitas anak bangsa serta mendukung apresiasi pendidikan di negara ini, mengadakan program kerjasama dengan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) dalam kegiatan Workshop Blender guna meningkatkan kreatifitas dari kalangan pendidikan.

 

Sesuai dengan tujuan untuk meningkatkan inovasi dan kreatifitas dengan menggunakan OSS, kegiatan ini diberi tema ”Workshop Blender Untuk Mendukung Pengembangan Industri Kreatif”

Secara defacto dan bukan rahasia lagi bahwa penggunaan software dimasyarakat banyak dilakukan secara ilegal. Tanpa mengurangi rasa hormat, lembaga pemdidikan dengan keterbatasan anggaran tidak sedikit dengan terpaksa yang menggunakan software ilegal. Selanjutnya perubahan sesuatu yang sudah lama dilakukan memerlukan triger yang baik. Semoga dengan tema ini kita dapat merubah mind set khususnya masyarakat pendidikan. Kegiatan workshop ini dilaksanakan selama 3 hari tanggal 6-8 oktober 2010 atau 12 jam. Yang diawali oleh acara pembukaan yang dihadiri oleh Kepala Bidang Transfer Iptek Industri Strategis Kementerian Riset dan Teknologi, dan dilanjutkan dengan praktik untuk materi teknis operasional penggunaan Blender. Setiap selesai satu sesi pelatihan diadakan latihan sehingga peserta diharapkan lebih memahami materi yang telah diberikan.

Materi pelatihan yang diberikan berkesinambungan mulai dari instalasi Blender, pengenalan fitur, pemodelan sederhana, pemodelan 3D hingga animasi dan pemberian efek suara. Akhir dari pelatihan ini adalah seluruh peserta mampu membuat animasi sederhana berupa animasi kaleng bergoyang yang disispi dengan musik sebagai backsound.