00:24:06 - 10.09.2010
| OSS PONPES Al-Hikam |
|
Pemanfaatan Open Source Software (OSS) di lingkungan Pondok Pesantren Mahasiswa Al-Hikam Malang merupakan kemajuan yang sangat berarti, mengingat OSS ini bisa dikembangkan secara luas untuk berbagai keperluan aplikasi lain di lingkungan Ponpes terlebih kemampuan SDM IT yang dimiliki Ponpes sudah cukup memedai untuk menciptakan aplikasi-aplikasi yang baru berbasis Linux. Kekhawatiran masyarakat yang terjaring razia software pasca penggerebekan sejumlah warung internet (Warnet) di Kota Malang baru-baru ini, akan terpecahkan. Caranya dengan mengimplementasikan teknologi informatika berbasis open source software (OSS). Hal ini disampaikan Bapak Menristek, saat Sarasehan tentang implementasi OSS di Pesantren Mahasiswa (Pesma) Al Hikam, Jalan Cengger Ayam Kota Malang, Jumat tanggal 15 Juni 2007.OSS adalah sebuah komunitas pemakai software yang sudah memiliki izin resmi dari perusahaan software dan dilegalkan negara. Selain lebih ekonomis, pengguna software diberikan kebebasan mengakses content secara aman. "Open Source Software ini adalah sebuah gerakan untuk melawan kapitalisme yang selama ini menggunakan hukum hak atas kekayaan intelektual (HAKI) yang membatasi penggunaan teknologi," kata Bapak Menteri. Di acara yang dihadiri pengasuh Pesma Al Hikam Bapak KH A Hasyim Muzadi, Bapak Menteri juga meresmikan Warung Informasi Teknologi (Warintek) dan Laboratorium Komputer berbasis OSS di Pesma Al Hikam. Warintek ini berkat dari hasil kerjasama antara Pesma Al Hikam dengan PT Telkom Divre V Jatim. Untuk program ini PT Telkom memberikan bantuan berupa dua saluran Speedy dengan paket unlimited dan 5 unit PC untuk Warintek. Executive General Manajer (EGM) PT Telkom Divre V Jatim Bapak Nanang Ismail Kosim, mengatakan bantuan ini adalah realisasi dari program Corporate Social Responsibility (CSR) yang memiliki tujuh pilar diantaranya bidang pendidikan. Bapak Hasyim Muzadi berharap bantuan ini bisa berguna untuk pengembangan intelektual dan spiritual dari para santri. "Semoga ini adalah bagian awal untuk pengembangan di pesantren lainnya," kata Hasyim Muzadi yang juga sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Pada peresmian, Bapak Menteri didampingi oleh Deputi Bidang Pendayagunaan dan Pemasyarakatan Iptek, Idwan Suhardi, Deputi Bidang Dinamika Masyarakat Carunia Mulya Firdausy serta Bapak Kepala BATAN, Hudi Hastowo. Kegiatan pelatihan selama 2 hari sebelum peresmian telah dilaksanakan pihak Ristek, pelatihan ini diberikan kepada para santri sebanyak 20 orang, materi yang diberikan meliputi pengenalan dasar-dasar Linux serta aplikasi Open Office, pelatihan ini berlangsung atas kejasama Ristek dengan Unit Pelaksana Pengembangan Teknologi Informasi (UPPTI) UNIBRAW. |

Kekhawatiran masyarakat yang terjaring razia software pasca penggerebekan sejumlah warung internet (Warnet) di Kota Malang baru-baru ini, akan terpecahkan. Caranya dengan mengimplementasikan teknologi informatika berbasis open source software (OSS). Hal ini disampaikan Bapak Menristek, saat Sarasehan tentang implementasi OSS di Pesantren Mahasiswa (Pesma) Al Hikam, Jalan Cengger Ayam Kota Malang, Jumat tanggal 15 Juni 2007.