Home
Teknologi Spasial Open Platform untuk Kota Pekalongan

Dalam rangka mengembangkan Sistem Informasi Geospasial (SIG) yang memanfaatkan teknologi perangkat lunak yang bebas dan terbuka (open source), Kementerian Ristek dan Dikti bekerja sama dengan Pusat Infrastruktur Data Spasial Intitut Teknologi Bandung (PIDS – ITB) mengembangkan Model Spasial Open Platform (MSOP) untuk menjadi model percontohan pengembangan SIG dengan teknologi bebas dan terbuka yang bisa digunakan masyarakat.



Kota Pekalongan terpilih sebagai lokus kegiatan karena dinilai memiliki kesiapan infrastruktur dan sumber daya manusia untuk menerapkan, mengelola dan mengembangkan lebih lanjut SIG. Sedangkan tema Batik diangkat karena merupakan komoditas utama Kota Pekalongan yang sedang digalakkan. MSOP yang dikembangkan dituangkan dalam sistem informasi berbasis web dengan nama Aplikasi Sangkrah, yang menyajikan informasi sebaran data terkait proses bisnis industri batik di Kota Pekalongan.

 

 Gambar. Aplikasi Sangkrah

 

Aplikasi yang telah terbangun tersebut disosialisasikan dan diserahterimakan ke Pemerintah Kota Pekalongan dalam acara “Sosialisasi dan Serah Terima Aplikasi Peta Digital Batik Pekalongan untuk Kota Kreatif Berbasis Open Source Dalam Rangka Pengembangan Model Spasial Open Platform (MSOP)” pada tanggal 17 Desember 2014 di Gedung Jatayu, Kompleks Kantor Walikota Pekalongan. Acara ini dibuka oleh Wakil Walikota Pekalongan dan dihadiri oleh Kepala Perindustrian dan Perdagangan, Kepala Dinas Perhubungan dan Pariwisata, Kepala Kantor Riset dan Inovasi, perwakilan Prodi Batik Universitas Pekalongan, perwakilan SKPD Kota Pekalongan, komunitas Relawan TIK dan komunitas pengusaha batik Kota Pekalongan.

 

Dalam sambutannya, Asisten Deputi Iptek Industri Strategis menyampaikan harapannya kepada Pemerintah Kota Pekalongan untuk mengelola, memanfaatkan dan mengembangkan lebih lanjut MSOP yang telah dibangun, sehingga ke depan sistem informasi ini dapat mendukung e-Government Kota Pekalongan dan menjadi percontohan bagi instansi pemerintah daerah lainnya.



Hal ini ditanggapi oleh Wakil Walikota Pekalongan dalam sambutan pembukaannya, dengan menyampaikan bahwa Aplikasi Sangkrah yang telah dibangun akan dimanfaatkan untuk menyediakan informasi tentang batik kepada masyarakat dan mempromosikan batik pekalongan baik secara nasional maupun internasional. Beliau juga menyampaikan bahwa ucapan terima kasih atas pendampingan yang diberikan Kementerian Ristek & Dikti serta ITB dalam pembangunan sistem informasi spasial ini dan berharap kerjasama ini dapat terus berlanjut.



Kepala Dinas Kominfo juga menyampaikan bahwa ke depannya aplikasi sangkrah ini akan diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris untuk mendukung promosi batik secara internasional sekaligus sebagai tools pelaporan ke UNESCO dalam rangka mempertahankan status Kota Pekalongan sebagai Kota Kreatif.

 

 

Gambar. Sosialisasi MSOP di Pekalongan

 
Apakah Open Source Memang Lebih Sulit? Pengalaman Munich Menunjukkan Tak Sesederhana Itu

Pernyataan migrasi ke free software membuat gubernur tidak dapat mengakses email di handphone-nya adalah tidak tepat dan mengacuhkan permasalahn kelembagaan yang sebenarnya dapat dihadapi dengan menggunakan aplikasi perkantoran open source.

Awal tahun ini gubernur terpilih yang baru di Munich memicu kemungkinan kota tersebut kembali beralih ke Windows, tanpa mempertimbangkan upaya pemerintah sebelumnya yang telah menghabiskan waktu bertahun-tahun bermigrasi ke sistem operasi Linux dan free software.

Dalam sebuah wawancara dengan website German sueddeutsche.de, memunculkan artikel membingungkan yang menyatakan dewan di ambang meninggalkan Linux pada desktop.

Read more...
 
E-Office Cara Cepat Layani Masyarakat Surabaya
Surabaya (Antara Jatim) - Cara konvensional berupa surat-menyurat yang memakan waktu yang cukup lama di lingkungan Pemkot Surabaya kini sudah tidak ditemukan lagi. Program ini dimulai secara bertahap sejak 2009.

Kini tidak ada lagi tumpukan dokumen di meja para kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD) Pemkot Surabaya. Bahkan SKPD tidak perlu lagi mengirim fisik surat secara manual ke dinas lain.
Read more...
 
« StartPrev12345678910NextEnd »

Page 1 of 209

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday18
mod_vvisit_counterYesterday20
mod_vvisit_counterThis week114
mod_vvisit_counterThis month318
mod_vvisit_counterAll89624

Visitors Online

We have 1 guest online